Make your own free website on Tripod.com

Doa Puasa nasional 40 hari

SIAP MEMASUKI TAHUN 2000 DENGAN BERLIPATGANDA

Ringkasan kotbah Pdt Niko Njotorahardjo di Senayan 5 Desember 1999

( Warta Sepekan GBI Bethany, 12 Desember 1999 )

 

Waktu berjalan begitu cepat. Tanpa terasa kita sudah ada di bulan Desember dan sebentar lagi berada di tahun 2000.

Kita masih ingat pesan-pesan Tuhan di tahun-tahun yang lalu yang mengatakan, 'Perhatikan tahun 2000! Perhatikan tahun 2000!' Dan sekarang ini, beberapa hari lagi, kita akan masuk di tahun 2000.

Pesan Tuhan yang terakhir kepada kita ialah, 'Kemuliaan Tuhan sedang memenuhi gereja-Nya. Akan terjadi pelipatgandaan!'

Apa yang akan dilipatgandakan?!

Persembahan kita. Selain persembahan uang, materi, juga persembahan tubuh kita, mempersembahkannya sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan ke hadapan Tuhan. Persembahan kita kepada Tuhan harus dilipatgandakan! Periksa persembahan kita saat memberikan kepada Tuhan. Dan jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan. Hati yang kotor berarti tidak mempersembahkan hati yang kudus. Periksa hati kita!

Doa, pujian dan penyembahan. Saat ini dan seterusnya doa, pujian dan penyembahan kita harus dilipatgandakan.

Kemuliaan Tuhan. Kemuliaan Tuhan saat ini sedang turun memenuhi gereja-Nya. Kita adalah gereja-Nya.

Apakah kemuliaan Tuhan ini juga benar-benar sedang turun memenuhi kehidupan kita? Kalau kita menghendaki kemuliaan turun kepada kita, kita harus siap kalau Tuhan akan mengikis habis ke'aku'an kita. Biarlah Tuhan yang semakin besar dan kita semakin kecil, seperti yang dikatakan Yohanes pembaptis.

Hikmat. Hikmat Tuhan saat ini sedang dicurahkan dengan berlipat-lipat ganda sebab Dia tahu gereja-Nya sedang menghadapi dunia yang serba membingungkan. Iblis sedang menyamar untuk memberikan sesuatu yang serupa tetapi tidak sama kepada dunia, dan gereja-Nya! Tetapi dengan hikmat Tuhan kita akan bisa berjalan dengan benar.

Periksa hikmat Tuhan yang sekarang ini sedang Tuhan berikan kepada kita. Harus berlipatganda dibandingkan dengan waktu-waktu yang lewat. Periksa!

Karunia Roh dan buah Roh. Kita tinggal meminta kepada Tuhan. Saat ini banyak anak-anak muda yang sudah dipenuhi dengan karunia dan buah Roh.

Firman Tuhan. Pembukaan atau pewahyuan kebenaran firman Tuhan saat ini dianugerahkan secara berlimpah-limpah; berlipatganda. Demikian juga untuk melakukan firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Otoritas atas musuh. Kita mempunyai tiga musuh: Iblis, sifat kedagingan dan daya tarik dunia. Dengan Tuhan melipatgandakan otoritas gereja-Nya, umat kudus-Nya, terhadap musuh maka akan banyak pemenang-pemenang pada hari ini bila dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. Periksa bagaimana pelipatgandaan otoritas terhadap musuh yang kita sudah miliki.

Damai. Dunia saat sekarang ini sedang bergolak dan kacau, tetapi damai sejahtera Tuhan berikan dengan berlipatkali ganda!

Berkat-berkat materi. Bukan masalah jumlah. Kita diberkati untuk bisa menjadi berkat.

Jiwa-jiwa akan datang kepada Tuhan Yesus. Terjadilah apa yang dinubuatkan di Zakharia 8:23 yang mengatakan akan datang sepuluh orang/bangsa yang memegang punca jubah kita sambil berkata, 'Kami mau pergi menyertai kamu, sebab telah kami dengar, bahwa Allah menyertai kamu!'

Dalam memasuki tahun 2000 Tuhan berpesan, 'Harus terjadi pelipat gandaan!' Harus kita perhatikan pula bahwa ada hukuman bagi mereka yang tidak mengadakan pelipatgandaan!

Pelipatgandaan itu sama dengan berbuah.

Tuhan Yesus mengatakan di Yohanes 15:16, 'Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku diberikan-Nya kepadamu. Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.'

Berbuah dan buah yang tetap itu sudah ditetapkan sendiri oleh Tuhan Yesus. Harus!

Sewaktu Tuhan Yesus melihat pohon ara yang tidak berbuah, pohon itu dikutuk! Kalau berbuah akan dibersihkan supaya berbuah lebih banyak. Kalau tidak berbuah akan dipotong, jatuh ke tanah, dikumpulkan dan dibakar.

Ingat juga apa yang Yesus katakan di Matius 7 yang mengatakan bahwa tidak semua yang berseru-seru Tuhan, Tuhan, walaupun sudah melayani dengan karunia-karunia Roh Kudus hebat, akan masuk ke Kerajaan Sorga, tetapi hanya mereka yang telah melakukan kehendak Bapa!

Yesus juga pernah memberikan perumpamaan tentang seorang tuan yang akan pergi ke luar negeri dan memberikan talenta kepada hamba-hamba-Nya. Ada yang diberi lima talenta, ada yang dua dan ada yang satu. Sewaktu tuannya itu pulang hamba yang diberi lima dan dua talenta datang dengan melipatgandakan talenta-talenta itu. Tuannya dengan bersukacita dan memuji mereka serta mengundangnya masuk ke pesta perjamuan. Tetapi sewaktu hamba yang diberi satu talenta dan tidak mau melipatgandakannya, tuannya itu marah sekali serta menyuruh hamba itu ditangkap dan dimasukkan ke tempat gelap dimana ada ratapan dan kertak gigi!

Penuaian itu bukan hanya berarti untuk mereka yang belum Kristen tetapi juga bagi orang-orang yang sudah mengaku Kristen tetapi belum bertobat dan lahir baru!

Tuhan minta, untuk pelipatgandaan ini, kita masuk ke menara-menara doa untuk lebih banyak berdoa, memuji dan menyembah agar hubungan kita lebih erat dan dekat lagi bersama Tuhan.

Kita memasuki doa puasa kita yang 40 hari, mulai 4 Desember sampai dengan 12 Januari 2000. Semua kita harus ikut dalam doa puasa ini sebab ini untuk pelipatgandaan dan penyiapan diri.

Apa yang harus kita lakukan dalam doa puasa ini?

'Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukkan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.' (Lukas 21:34-36)

Hari Tuhan itu, hari penghukuman, akan segera tiba! Meterai akan segera dibuka, sangkakala akan ditiup, cawan murka Allah akan dituangkan. Dan sebentar lagi hal ini akan terjadi. Karena itu kita anak-anak Tuhan harus menjaga diri supaya tidak sarat dengan pesta pora. Berkat Tuhan jangan sampai menjadi jerat bagi kita. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa.

Menara-menara doa kita dibuka setiap hari , Senin s/d Jumat, jam 10.00 s/d 12.00. Doa puasa 40 hari saat ini bukan soal tidak makan dan minum saja (hari puasa kita dimulai setelah makan malam dan diakhiri setelah jam 12.00 pada hari esoknya; sementara puasa, bila perlu, boleh minum air putih secukupnya). Selain tidak makan minum kita juga harus mulai mengoreksi diri akan adanya jerat-jerat duniawi yang ada.

Hari Tuhan akan datang. Kejadian-kejadian yang pernah terjadi di dunia, apakah itu banjir, gempa, bom atom, dll. dengan ribuan orang mati, sangat mengerikan. Dan persitiwa semacam itu akan terjadi lagi, bahkan semakin hebat di hari Tuhan itu. Dan orang-orang yang TIDAK terangkat, TIDAK ter'rapture', akan mengalami hal-hal seperti itu. Siapapun mereka! Kalau hari Tuhan itu datang, sangat mengerikan! Dalam doa puasa 40 hari ini, kita pakai untuk meneliti kehidupan kita.

'Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa kudus, maklumkanlah perkumpulan raya; kumpulkanlah bangsa ini, kuduskanlah jemaah, himpunkanlah orang-orang yang tua, kumpulkanlah anak-anak, bahkan anak-anak yang menyusu; baiklah penganten laki-laki keluar dari kamarnya, dan penganten perempuan dari kamar tidurnya; baiklah para imam, pelayan-pelayan Tuhan, menangis di antara balai depan dan mezbah, dan berkata: 'Sayangilah, ya Tuhan, umat-Mu, dan janganlah biarkan milik-Mu sendiri menjadi cela, sehingga bangsa-bangsa menyindir kepada mereka. Mengapa orang berkata di antara bangsa: Di mana Allah mereka?' (Yoel 2:15-17)

Semua kita harus ikut berdoa puasa!

Orang Kristen di dunia itu ada 30% dan yang lahir baru 25-30% dari itu. Ingat perumpamaan 10 anak gadis yang semuanya sedang menanti-nantikan mempelai, sama-sama membawa pelitanya. Tetapi hanya 5 gadis yang bijaksana saja yang bisa masuk ke pesta, sedangkan yang 5 lagi, walaupun sudah menggedor-gedor pintu, tidak dibukakan bahkan diusir!

Ada juga penyataan yang menunjukkan bahwa kalau keadaan kerohanian tidak ditingkatkan maka ada sepertiga dari hamba Tuhan dan 40% - 50% dari jemaat tidak terangkat! Ingat juga akan kisah pohon ara yang dikutuk Yesus karena tidak berbuah, walaupun pohon itu sudah di tanam selama 3 tahun di kebun anggur. Waktu tuannya minta kepada penjaga agar pohon itu ditebang, penjaganya memohon agar diberi waktu1 tahun lagi untuk mencangkul dan memupuk pohon itu. Kalau ternyata tetap tidak berbuah, baru pohon itu akan ditebang.

Ini merupakan tugas kita yang sudah bersungguh-sungguh untuk mencangkul dan memelihara serta memupuk pohon-pohon ara di sekitar kita yang belum berbuah.

Saat ini kita harus berbicara terus-terang karena memang begitulah keadaannya.

Dalam doa puasa kali ini kita harus minta ampun, selama waktu masih ada. Doakan juga pemerintah, bangsa dan negara. Doakan dengan sungguh-sungguh agar pemerintah diberi hikmat Tuhan untuk mengatasi semua masalah yang sedang dihadapi.

Baca juga Yesaya 58:3-7 yang memberikan peringatan apa yang dimaksud dengan puasa yang benar itu.

Dalam berpuasa kita harus minta agar Roh Kudus mengubah karakter kita sehingga perbuatan kita akan berbeda.

Tahun 2000 merupakan suatu tanda tanya!

Kita yang bertelinga harus mendengarkan dan mengerti apa yang sedang Roh Kudus katakan hari ini.

Kita yang melakukan firman Tuhan, berbahagialah, karena akan diberkati dengan berlimpah-limpah!




ke renungan yang lain